Featured Post Today
print this page
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan

MEMORIES OF SANGIRAN

 sangiran adalah salah satu musium purbakala yang ada di kota solo kalo ga percaya cek sendiri ke solonya. sekalian silaturahmi sama nenek moyang kalian :D
Alhamdulillah saya sudah sempet mampir kesana sama temen temen pas sma, ternyata bener mirip kalian kalo ga percaya liat poto dibawah ini

patung pembuka sangiran

kepelanya udah miripkan bedanya mereka sekarang udah gada kalian masih ada. ini salah satu yang bakal kalian temuin dan dilanjutkan gambar dibawah



untuk mengawali perjalanan kita diarahkan oleh gambar ini menuju ke gedung yang berisi replika, tulang-tulang dan pengambaran pas jaman dulu kala. diawali dari gambar dibawah.

kata pemandu ini merupakan contoh tanah pada zaman yang dulu banget udah beribu-ribu tahun yang lalu. ga jauh berbeda sih sama yang sekarang. bedanya lebih tua aja dan bersejarah, mungkin dia lebih tau bagaimana kemerdekaan indonesia :D

untuk melihat gimana keseruannya dapat juga dilihat dalam vidio di bawah ini semoga menghibur




#RASSIO STORY
0 komentar

Cerpen - Sang Koruptor

 cerita ini hanya fiktif belaka. hanya untuk menjadi bahan bacaan dan hiburan semata. saya mohon maaf bila tidak sengaja terdapat persamaan nama maupun tempat.

SANG KORUPTOR

Entah dari mana aku harus mengakhirnya, awal yang begitu penuh semangat kini kurasakan pahitnya. Aku begitu malu dengan kisahku tak secemerlang apa yang telah ku idam-idamkan. Kehancuran mulai berangsur-angsur silih berganti kurasakan dan ini aku sih uban berdasi, berperut buncit dan biadab. Tak perlu lagi ku mencaci diriku tak berapa lama lagi kau akan mengetahui siapa aku dan dari mana aku berasal. 

Sebut saja aku Naga, yah nama yang bagus untuk aku samarkan. Kini aku tinggal dibalik penjara karena aku mengambil uang kalian. Rasanya begitu mudah dan nikmat, tak kusangka nominal yang kuambil begitu banyak hingga aku lupa bagaimana menyembunyikannya. Tak mungkin aku taruh di bank begitu saja, sama saja dengan bunuh diri. Tapi pada akhirnya ditemukan juga oleh petugas.

Sejak kecil tidak ada yang mengajariku untuk perbuatan yang curang atau pun melakukan kekerasan. Naga kecil adalah anak yang penurut dan pintar. Bahkan ketika masih sekolah aku tergolong masuk ke sepuluh orang yang berprestasi. Sehingga ketika beranjak ke sekolah menengah pertama aku mendapatkan beasiswa. Iya mungkin itu dapat aku banggakan. Tetapi tak seperti yang ku harapkan akhirnya. Pada waktu itu aku duduk di sebelah sahabatku yaitu Jodi. Seorang anak yang tangguh dan pantang menyerah. Ketika ujian pun ia sangat pantang untuk mencontek. Namun sesekali menjadi tempatku mecontek, walau Jodi tidak sependapat  denganku.

“Anak-anak kali ini ibu akan membagikan rapot kepada kalian, bagi siswa yang memperoleh nilai terbaik akan mendapatkan beasiswa untuk melajutkan ke sekolah menengah pertama” ujar bu guru kepada para muridnya.
“ naga.. kira-kira siapa yah yang mendapat beasiswa?semoga saja aku mendapatkannya, aku sangat membutuhkannya.” Tanya Jodi kepadaku dengan berbisik.
“ aku tidak tau jod, simak saja terlebih dahulu apa yang bu guru katakana. Semoga kau mendapatkannya.” Jawabku kepada Jodi.
“oke anak-anak, sebelum ibu mengumumkan siapa siswa yang berprestasi tersebut. Ibu berharap bagi yang belum mendapatkan beasiswa jangan berkecil hati dan terus berusaha dan rajin belajar. Karena beasiswa bukanlah untuk siswa yang puas belajar tetapi untuk siswa yang berusaha lebih dalam belajar. Jadi jangan puas dengan nilai yang kamu dapat, tetapi teruslah belajar dari kita dilahirkan sampai kita meninggal dunia.” Sambung bu guru menyambung ceramahnya didalam kelasku.
“ga aku jadi semakin penasaran siapa siswa itu. Semoga aku yang ibu guru sebut itu.” Tungkas Jodi dengan penuh semangat kepadaku.
“ semoga jod. Ibu guru sebentar lagi ibu guru akan menumumkannya” balasku kepada Jodi.
“ oke anak-anak ibu akan memberitahu siapa saja siswa yang mendapatkan beasiswa. Semuanya harap tenang.” Ujar bu guru di depan kelas
“ iya bu guru. .!” jawab semua murid di kelas
“ baik, jumlah anak yang mendapat beasiswa ada 3 orang dan untuk yang namanya ibu sebut harap maju ke depan untuk menerimanya.” Jelas bu guru kepada para siswa.
“ga semoga kita berdua bisa mendapatkanya. Supaya kita bisa satu sekolah lagi.”
 “ amin jod.”
“ yang pertama. Ibu mohon kepada sodara Lintang maju kedepan. Kedua sodari Sri maju kedepan. Dan yang terakhir, sebentar ibu ambil dulu berkasnya.”
“ jod sekarang tinggal satu siswa lagi yang mendapatkan beasiswa. Semoga itu kau.” Ujaku pada Jodi.
 “ semoga ga, aku harap kelak kita bertemu dikemudian hari ga.” Jawabnya
Pada saat itu suasana kelas begitu hikmat dan para siswa begitu tenang. Wajah mereka penuh pengharapan. Karena bagi mereka jalan satu-satunya untuk bisa melanjutkan sekolah adalah beasiswa atau bekerja.
“oke anak-anak, siswa yang terakhir mendapatkan beasiswa adalah sodara Naga. Silahkan maju kedepan.”
“semoga sukses disana sob” ujar Jodi dengan berbinar kepada ku
“terima kasih jod, kamu juga jangan berhenti berusaha sob. Masih banyak jalan untuk sekolah”  ujarku sambil menepuk punggung Jodi.

            Aku pun maju ke depan kelas dan bu guru memberikanku sepucuk formulir dan dua teman lainnya. Ini adalah momen yang membahagiakan sekaligus mengharukan bagiku. Aku bahagia dapat mengabarkan kepada ibu dan ayahku yang sedang bekerja di pabrik bahwa aku dapat melanjutkan ke sekolah menengah pertama. Namun, disisi lain aku telah mengecewakan sahabatku. Seharusnya ia yang lebih pantas berada diposisiku sekarang. Karena selisih nilaiku dengannya tak tarpaut begitu jauh. Jika saja baesiswa itu diperuntukan untuk 4 orang, masih ada luang untukku menconteknya. Namun nasibku lebih baik darinya saat ini, selamat berjuang di luar sana kawan. 

Hari ini adalah hari terakhir aku melihat Jodi, tak akan kulihat lagi seorang kawan yang penuh semangat disisiku ketika belajar. Impiannya yang mulia terhambat untuk beberapa waktu tertimbun kerasnya perjuangan hidup. Dengan demikian ia hanya bisa bekerja dan ikut membantu orang tuanya mencari nafkah untuk menhidupi kelurganya. Karena didaerahku mayoritas para buruh yang berpengasilan kecil. Tak parnah tarjamah bantuan dari luar. 

Selang waktu berjalan akhirnya aku masuk ke sekolah menengah pertama. Berkat semangat Jodi aku lebih bertekat menjadi siswa yang rajin belajar lagi. Setiap hari aku mengayuh kesepeda kesekolah yang lebih jauh dari sekolah ku yang lama yaitu dikota. Disana persaingan lebih ketat. Namun dengan tekat yang kuat aku tetap berusaha. Alhasil aku menjadi siswa yang berprestasi lagi di sekolah dan karena nilaiku lebih dari cukup akhirnya aku hanya mengenyam pendidikan sekolah menengah pertama hanya dua tahun. Dan akhirnya aku lulus sekolah melanjutkan ke sekolah menengah akhir. Disana saya mendapatkan beasiswa lagi tetapi dari sekolah yang menawarkanku sekolah. Sampai akhirnya tiga tahun berlalu akhirnya aku lulus sekolah. Kali ini nilaiku sedikit menurun karena aku mulai kurang belajar. Namun nilaiku masih diatas rata-rata. Setelah lulus banyak universitas menawarkanku kuliah gratis di universitasnya. Dan akhirnya aku kuliah di salah satu universitas

Aku mengambil salah satu jurusan yang aku minati sedari dulu. Selain itu aku juga mengikuti organisasi mahasiswa yang mengenalkanku kepada dunia politik. kemudian menyalurkanku kepada salah satu partai yang cukup dikenal. Hingga pada akhirnya ketika aku lulus kuliah aku menggeluti dunia politik. Disinilah perubahan hidupku dimulai. Tidak ada lagi beasiswa ketika seperti di sekolah. Sekarang mulailah bekerja dan mencari nafkah. 

Ketika resmi masuk ke dalam partai Ular, aku mulai mencari pasangan hidup. Aku menikahi sebut saja bunga ia adalah teman ku sewaktu sekolah menegah pertama. Selang waktu satu tahun berlalu aku di karuniai seorang anak laki-laki. Iya adalah anak yang cerdas melebihi kemampuanku dikelasnya ia lebih menonjol dibandingkan yang lainnya. Pada tahun berikutnya aku dilantik di partai ular menjadi bendahara umum. Sejak mempunyai anak dan keluarga, kebutuhan hidupku semakin banyak. Hingga suatu ketika istriku meminta penghasilku yang lebih dari biasanya. Tak ku sangka gaya hidupnya yang glamor membuat pengeluaran rumah tangga menjadi lebih banyak. Membuat otakku berpikir lebih keras untuk mendapat uang yang lebih. 

Dalam waktu dekat akan ada pemilihan gubernur. Dan aku pun dilibatkan untuk menjadi tim sukses dalam pemilihan tersebut. Ini adalah kali pertama aku menjadi tim sukses dalam pemilihan. Aku belum begitu paham apa yang harus aku lakukan. Di selang waktu detik detik menuju pencoblosan anakku mengikkuti perlombaan tingkat nasional untuk mewakili sekolahnya.

“yah adi sekarang mau ikut lomba cerdas cermat nasional. Doain Adi yah. .” ujar Adi
“ iya nak, semoga menang yah”   jawabku
“amin, Adi berangkat dulu yah”
“Iya, hati-hati nak”
Iya pun berangkat kesekolahnya dengan semangat mengayuh sepedanya. Sungguh berbeda ketika aku masih seumurnya. Iya masih lebih beruntung sekolah yang begitu layak. Kemudian dari dari dalam rumah mamanya keluar menghampiriku.
“yah. . persediaan uang belanja bulan ini sudah mulai menipis.” Ujarnya
“bukannya ayah sudah mengasihkan semuanya ke mama?” Tanyaku
“iya tapi mau abis, ayo cari lagi pokoknya atau mau tidur di sopa!”
“oke ma. . nanti ayah cari lagi yah.”
“nah gitu dong, berangkat kerja gih”
“Iya”

            Ketika mulai berkeluarga aku tak bisa mengendalikan keluargaku semuanya yang istriku inginkan selalu aku kabulkan. Namun saat ini aku kehilangan cara untuk mengatasinya tetapi aku takut mengecewakannya. Pagi ini aku mulai melakukkan rutinitasku yang baru yaitu menjadi tim sukses partai. Kita berkoordinasi bagaimana caranya agar partai kita lolos. Hingga muncullah ide pecundang itu dari calon gubernur kita.

“ saingan kita ini suaranya sudah begitu banyak menurut survey. Bagaimana untuk melawanya?” ujar petinggi partai
“bagaimana kalau kita melakukkan pendekatan kepada masyarakat bawah” saranku dalam rapat
“ah.. itu terlalu rumit dan belum tentu mereka memilih kita. Bagaimana kalau kita suap saja panitiannya?” ujar calon gubernur
“tidak setuju” ujarku, namun hanya aku saja yang menolak.
“ kau ini masih baru ikuti kita saja” lanjutnya
“Tetapi itukan curang” partai lain juga begitu
Dalam rapat itu suaraku kalah dengan yang lainnya dan akhirnya suara terbanyaklah yang disetujui
“oke pak naga nanti besok kau ikut pak jena menemui panitia ya.” Perintah calon gubernur
“ tidak”
“eh kau mau saya adukan ke polisi” ujar calon gubernur
“Saya tidak salah”
“tetapi kita bisa buat kau bersalah kalau tidak mengikuti mau kita”
“Yasudahlah” jawabku dengan terpaksa.

Rapat ditutup dengan keputusan yang memberatkanku. Dan aku pun pulang kerumah dan menemui istriku yang selalu saja meminta uang tambahan. Dengan disusul dengan kepulangan anakku yang mengabarkan bahwa ia masuk ke final dalam perlombaan cerdas cermat.
“yah adi masuk final. Nanti besok lusa ayah liat yah”
“iya nak pasti dong.”

            Pagi harinya aku berangkat ke kantor dengan tak begitu semangat. Hal yang ingin ku kerjakan sangat bertentangan dengan naluriku. Namun apa boleh buat mungkin ini resiko pekerjaanku. Sebelum berangkat istriku mengomel seperti biasanya dan anakku menginggatkanku agar dating dalam lombanya besok hari.

            Akhirnya aku dan pak jena pergi bersama menuju rumah panitia membawa uang sekoper untuk diserahkan yang sebelumnya sudah terjadi kong kalikong dengan calon gubernur. Setibanya disana aku memasuki suatu rumah yang cukup sepi dan disana terdapat dua orang yang siap menerima uang.
“sudah ada uangnya” ujar salah satu panitia
“sudah. Ini uangnya” ujarku

            Tak diduga dengan tiba-tiba dating sekelompok orang yang bersenjata dan berseragam berbadan kekar menyergap kita berempat. Mereka adalah tim pemberantas korupsi(TPK) yang ternyata sudah mengintai kita sejak kemarin. Dan pada akhirnya aku, pak Jena dan 2 orang panitia diringkus oleh TPK menuju mobil polisi. Pada saat ini hatiku sangat hancur sekali. Apa yang telah aku perbuat? Apakah ini kesalahanku. Tidak ini bukan yang ingin aku lakukkan tetapi mengapa aku yang ditangkap.
Pada saat keluar rumah banyak para wartawan yang meliput dan  ini membuat berita tentang ini cepat menyebar keseluruh penjuru negri. Aku sangat mengecewakan anakku, iya akan begitu malu disana. Begitu juga istriku aku sangat mengecewakannya. Namun diluar itu semua, ada yang mencuri perhatiankku. Seorang petugas yang menyeretku, ku pandang namanya dan mengingatkan ku ke beberapa waktu kebelakang. Ia Jodi, sahabatku sewaktu sekolah dasar. Dan ketika kulihat mukanya di dalam mobil ternyata ia benar Jodi. Aku sangat malu kepada diriku, aku tertangkapoleh sahabatku sendiri ini seperti mimpi saja. Dan akhirnya kita sampai di penjara. Untuk melakukkan pemeriksaan dan besoknya melakukkan persidangan. Tetapi bagaimana dengan lomba anakku. Maafkan ayahmu nak.

“Jodi? Apakah kau Jodi? Tanyaku sambil dipegangnya
“iya ini aku ga” jawabnya
“tak ku sangka ini kau jod. Aku malu bertemu dengan mu disaat yang tidak tepat”
“ semua akan seperti seharusnya ga.”
“aku malu jod.  Sejak kapan kau menekuni pekerjaan ini jod”
“ sudah setahun setelah kau masuk kuliah, sebenarnya kita satu univ, tetapi kita berjauhan karena berbeda kampus.”
“terus bagaimana kau membiayanya?”
“aku mengumpulkan uang selama 1 tahun, setahun kemudian aku masuk sekolah menengah pertama sepertimu kemudian aku mendapat beasiswa seterusnya.”
“aku salut dengan usahamu jod. Kau memang tekun, tidak heran jika kau sekarang jadi seperti ini.”
“ sekarang sudah sampai, ayo masuk penjara. Ikuti saja prosedurnya. Yang benar akan tetap benar ga”

            Keesokan harinya persidangan dimulai. Dalam sidang itu aku diberikan pertanyaan-pertanyaan yang sangat banyak. Dan dipaparkan beberapa bukti-bukti. Ternyata ketika rapat partai Jodi menyusup kedalam ruangan tanpa diketahui yang lainnya dan merekam beberapa aktifitas yang janggal. Dengan rekaman tersebut dapat diketahui yang bersalah itu siapa. Dan akhirnya calon gubernur dan panitia ditetapkan bersalah. Namun saya tetaplah dipenjara walau hukumannya lebih ringan karena walau bagaimana puk aku ikut andil dalam kegiatan ini. Aku sangat malu kepada keluarga dan anakku semuanya malu karnaku. Namun berkat Jodi, actor dari suap cagub ini terbukti secara rinci. Aku menyesal dulu tak menghargai kerja kerasnya.    
-(sekian)-
0 komentar

Cerita Celancang, Pangkalan, dan Cangkring

ANTARA CELANCANG DAN CANGKRING
By. Afin Arifin

… Cinarita hana ta prasadha tunggang prawata Ngamparan Jati/ yawat ta ratrikala ring kadhohan murub katinghalan kadi linthang kang tejamaya// Kunang iking prasadha palinggannya/ pasisk Muhara Jati ikang mangadegna yata baladika Cina Wa Heng Ping ngaranira lawan Sang Laksamana Te Ho sabalanya kang sahanira tan ketung/ irika ta ring// Pasambangan ing lampakhira umareng Majapahit mandeg sawatara ing Muara Jati/ ri huwuska tamolah ing Pasambangan desa/ magawe karya ring Sang Juru Labuhan tan masowe panatara ning akara// Pitung rahina kulem/ ri huwus ika prasadha tinuku dheng sira Ki Juru Labuhan yeka kang dumadi Mangkubumi makanama Jumajan Jati/ tinukar lawan uyah/ trasi/ beras tuton/ grabadan// Lawan kayu jati/ umangkat ring Jawa Wetan tumuli/ sampunya kabeh pepek sjro ning prahwanka/…
Antara Celancang dan cangkring bisa ditempuh dengan angkutan umum jurusan Celancang Plered, dulu hanya bisa ditempu dengan lalu lintas air, yaitu bengawan bondet. Saat itu lalu lintas bengawan bondet termasuk ramai, hilir mudik, lalu lalang kapal besar dan kecil hingga ke bengawan cawang Cangkring. Diceritakan oleh Pangeran Arya Carbon tahun 1720 dalam bukunya yang berjudul Purwaka Caruban Nagari bahwa di Amparan jati telah berlabuh lebih dari seratus perahu besar dari Cina dibawah pimpinan Laksamana Cheng Hwa atau Te Ho dengan membawa sekitar 27.800 orang prajurit. Yang bermaksud membeli perbekalan yang sudah habis, seperti air dan berbagai bahan makanan sebagai bekal di perjalanan ke kerajaan Majapahit jawa Timur. Selama tujuh hari di Amparan jati Laksamana Cheng Hwa mendirikan mercusuar sebagai menara pengawas bagi kapal dan perahu, juga merupakan tengara, bahwa akan datang sebuah perubahan zaman, yakni masuknya kapal-kapal asing dan agama Islam.
Keberadaan Amparan Jati sebagai sebuah pelabuhan besar tercatat pula dalam “Suma Oriental” karya Tome Pires (1513 diterjemahkan oleh Armando Cortesao pada tahun 1944). Pires menyebutkan, Pelabuhan Cerimon/Cheroboan merupakan pelabuhan yang ramai. Di situ setiap waktu ada empat atau lima jung (perahu) berlabuh, terbanyak dari jenis lanchara (sejenis perahu yang jalannya sangat cepat). Yang dapat berlayar hingga 15 km ke hulu sungai. Pelabuhan itu bisa menampung lebih dari 1.000 orang, beras, dan berbagai jenis bahan makanan merupakan komoditas yang diperdagangkan. Selain dari itu diperdagangkan pula kayu, yang kualitasnya terbaik di seluruh Pulau Jawa.

Hal tersebut berdampak pada Nagari Singapura yang terletak kira-kira 2 km sebelah utara Amparan Jati menjadi daerah yang ramai , Sekarang situsnya ada di Celancang Kabupaten Cirebon. Sisa-sisa istananya yang masih ada hingga sekarang adalah gerbang istana, yang oleh masyarakat setempat disebut Lawang Gede.
Bengawan Bondet yang termasuk wilayah Nagari Singapura masa itu banyak disinggahi kapal besar dan kecil, kapal dagang yang datang dari negeri lain seperti negeri Cina, Arab, Persia, India, Malaka, Tumasik, Madura, Makasar, dan Palembang, Kapal-kapal yang berukuran kecil berlabuh hingga ke bengawan cawang Cangkring, sedangkan kapal yang berukuran lebih besar, kapal tersebut di clancang di bengawan Bondet. Peristiwa tersebut oleh masyarakat setempat diabadikan menjadi nama perkampungan yang tak jauh dari sungai tersebut, yaitu diberi nama Celangcang, sedangkan sebagian kapal yang ukurannya tidak begitu besar biasa dimangkalkan di bengawan cawang Cangkring, karena seringnya/banyaknya perahu/kapal yang mangkal didaerah tersebut maka oleh masyarakat disebut Pangkalan. Pangkalan dulunya masuk wilayah desa Cangkring, namun pada tahun 1985 daerah pangkalan menjadi sebuah desa tersendiri.
Jadi antara Celancang dan Cangkring dahulu merupakan lalu lintas air yang ramai, sekarang, kapal/ perahu tidak bisa nyampai ke pangkalan karena tahun 2011 di Sambeng dibangun bendungan karet, sehingga aktifitas perahu hanya sampai di situ. Begitulah sekilas antara Celancang dan Cangkring yang tidak semua informasi dari sumber primer maupun skunder masuk dalam tulisan ini, semoga tulisan ini menjadi pembanding/pelengkap cerita masyarakat cangkring dan Celancang.
Wallahu ‘alam Bissawab.
0 komentar

SELAMAT ULANG TAHUN CIREBON !!

CIREBON SUDAH MENGINJAK USIA 531 tua juga yah, kalo orang udah kagak kriputan lagi tuh :D
gue sebagai orang cirebon ikut bersyukur bisa hidup di cirebon yang sudah tua ini, mungkin gue lebih muda banget di banding ini kota, tapi cirebon sudah mengajarkan gue banyak hal mulai dari orok sampe gue gede segini. banyak cerita suka duka yang gue elami di kota ini, kota kecil yang namanya sangat besar. gue sedikit tahu bahwa banyak orang sukses yang terlahir dari kota kecil ini. gue ga mau nyebutin namanya satu-satu biar kalian yang cari tahu :P semoga gue jadi orang selanjutnya yang menjadi orang sukses yang berasal dari cirebon selanjuatnya. amiiiiiiiiiiiiiin

kota udang, kota yang selalu mengundang kenyamanan dan ketentraman baik jasmani maupun rohani karena kota ini disebut puser dunia (katanya). kota yang panas ini bisa menyejukan hati mereka yang gaduh, dengan kunjungan wisata rohaninya. memang cirebon kota kecil tapi gue ga pernah minder tinggal di cirebon.


selamat datang cirebon baru, semoga hariku disini semakin menarik di usiamu yang ke 531 ini

MAJU DAN BERJAYALAH BON !!

INGAT !

INGSUN TITIP TAJUG LAN FAKIR MISKIN BON


0 komentar

Sejarah Desa Trusmi


helo semua, apakah hidupmu sudah ditahun baru ini apakah lebih baik dari hari kemarin. semoga sesuai dengan semua yang anda inginkan okeh sekarang morooy mau berbagi cerita nih untuk mengawali tahun baru ini. di awal tahun 2013 ini gue mau ngasih tahu tentang sejarah trusmi yang sedikit morooya ketahui. .

mungkin disini masih banyak orang cirebon sendiri yang mengetahuinya secara spesifiknya (pasti tua orangnya) gapapa buat ynang udah tahu mohon koreksinya barang kali info yang gue sampaikan ada yang salah. tidak ada salahnya kan gue ceritain sejarah kota sendiri pasti masih banyak orang yang ga tau kenapa kampungnya dinamain seperti itu seperti anak muda agak jarangkan yang tau info kaya gini. jadi kalian yang baca postingan kali ini menurut gue adalah orang yang beruntung, karena belum tentu orang trusmi sendiri mengetahi sejarah kampung halamanya. coba tanya anak muda sana. . dan buktikan

kalo denger kata "TRUSMI" pasti dibenak kalian memikirkan adalah tempat pembuatan batik di kota cirebon. apakah anda tahu apa itu trusmi? terus mimi terus mungkin masih sepuh dari situ aja yang tau. terus kalo kakeknya pikun gimana bisa tau? tenang masih ada kakek tetangga. kalo kakeknya pikun gimana? masuk aja blog ini bereskan. terus lo liat ni artikel gue :D



Okeh morooy jelaskan terlebih dahulu secara bahasa, ternyata Trusmi itu diambil dari dari dua suku bahasa atau disebut juga dengan singkatan yaitu “trus” kata asalnya terus dan “mi” berasal dari bersemi jadi kalo digabung menjadi terus bersemi yang diadopsi dari bahasa Indonesia namanya cukup nasionalis ternyata. Eits. . tunggu dulu itu kenapa bisa dinamain terus bersemi yah kaya acara tipi aja tuh? Tenang dinamain seperti ini itu ada sejarahnya tau ga asal-asalan. Jadi gini ceritanya, pasang kuping simak dengan seksama bosss. .

Pada waktu Mbah Kuwu Cirebon yang bernama Pangeran Cakrabuana hijrah dari Cirebon ke sebuah daerah yang sekarang disebut Trusmi. Mbah Kuwu Cirebon berganti pakaian memakai baju Kyai yang tugasnya menyebarkan agama Islam keseluruh penjuru Trusmi. Hingga sekarang ia dikenal dengan nama Mbah Buyut Trusmi.
Mbah Buyut Trusmi adalah putra pertama dari Raja Pajajaran, Prabu Siliwangi yang datang ke Trusmi di samping menyebarkan agama islam ia juga ingin memperbaiki lingkungan kehidupan masyarakat dengan mengajarkan cara-cara bercocok tanam.kedatangannya juga untuk mengasuh cucunya yang bernama Pangeran Pangerang Manggarajati ( BUNG CIKAL) putra pertama Pangeran Carbon Girang, yang ditinggal mati ayahnya ketika Bung Cikal masih kecil. Beberapa lama kemudia Bung Cikal diangkat anak oleh Syekh Syarif Hidayatullah ( Sunan Gunung Jati) dan di asuh oleh Mbah Buyut Trusmi.
Kesaktian Bung Cikal sudah terlihat sejak masih kecil yang sakti mandraguna katanya. Salah satu ke ahlian Bung Cikal adalah sering merusak tanaman yang ditanam oleh Mbah Buyut Trusmi ( sabar mbah namanya juga anak-anak). Teguran dan nasehat Mbah Buyut Trusmi selalu dihiraukannya, namun yang mengherankan, setiap tanaman yang dirusak Bung Cikal dapat tumbuh dan bersemi kembali sehingga lama kelamaan pendukuhan itu dinamakan TRUSMI yang berarti terus bersemi. ( pendukuhan Trusmi berubah menjadi sebuah desa diperkirakan 1925, bersamaan dengan meletusnya perang Diponegoro). Lebih tua dari Indonesia ternyata keren dah . .
Bung Cikal meninggal ketika menginjak usia remaja dan dimakamkan di puncak gunung Ciremai. Konon katanya pada akhir zaman, akan lahir RATU ADIL, titisan dari Bung Cikal (percaya ga lo?terserah dah). Setelah Mbah Buyut Trusmi meninggal, ia digantikan oleh Ki Gede Trusmi, orang yang ditahlukkan Mbah Buyut Trusmi, dimana kepemimpinan Trusmi dilanjutkan oleh keturunan Ki Gede Trusmi secara turun temurun. ( Mbah Buyut punya keturunan ga yah? Bingung) kenapa ga diturunin ke anaknya gitu yah. .
Desa Trusmi Termasuk Kewilayah Kecamatan Plered, dan telah dimekarkan menjadi dua yaitu Desa Trusmi Wetan dan Trusmi Kulon. Situs Buyut Trusmi merupakan peninggalan Mbah Buyut Trusmiyang terletak di Trusmi Wetan. Bangunannya terdiri dari Pendopo, Pekuncen, Masjid Kuno, Witana, Pekulahan/ Kolam, Jinem, Makam Buyut Trusmi dan Pemakaman umun.
Situs Buyut Trusmi dipelihara dan dikelola oleh keturunan dari Ki Gede Trusmi hingga sekarang. Tuh yang mau liat keturunanya liat aja langsung ke Trusmi Wetan tuh. Semuanya berjumlah 17 orang yang terdiri dari 1 orang pemimpin, 4 orang Kyai, 4 orang Juru Kunci, 4 orang Kaum/ Pengelola Masjid, 4 orang pemabantu/ kemit. .  lumayan banyak juga sob
   
Kegiatan tradisional di Trusmi masih tetap dilestarikan sampai sekarang antara lain : arak-arakan, memayu, Ganti Welit dan Trusmian atau Selawean memperingati lahirnya Nabi Muhammad SAW. .

Gimana sekarang udah taukan asal usul desa Trusmi ternyata desa ini cukup amazing untuk dikunjungi selain ramai dengan acaranya sejarahnya juga cukup menarik, inilah yang harus kita lestarikan khususnya buat orang Cirebon sendiri. Kalo bukan kita yang jagain siapa lagi masa kakek lo kata guru sejarah gue sih JASMERAH (jangan sampai melupakan sejarah) kalo lo ga ngehargai gimana anak cucu lo sob. . .

GAGE MANGKAT NING TRUSMI JEH !!!

2 komentar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. morooy - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger